Selasa, 07 Juli 2020

Mengintip Jenis Jenis Bed Pasien Rawat Inap dan Harganya

Rasa nyaman yang didapatkan oleh pasien ketika beristirahat di tempat tidur pasien, akan berpengaruh pada cepat atau lambatnya kesembuhan pasien. Oleh karena itu Bed Pasien Rawat inap tidak boleh sembarangan dibuat, sebab ranjang tersebut memiliki fungsinya masing masing. Ranjang yang digunakan oleh pasien, biasanya sudah dirancang dan didesain sedemikian rupa. Untuk itu, yuk simak jenis jenisnya dalam ulasan ini.


Macam Macam Ranjang Pasien Rawat Inap
1. Ranjang Manual
Ranjang jenis manual biasanya bisa ditemukan di ruang rawat kamar kelas tiga, dimana ruangan ini akan berisikan pasien yang lebih dari satu orang. Untuk penggunaan ranjang manual ini, masih harus diputar searah dengan jarum jam untuk bisa mendapatkan posisi yang diinginkan oleh pasien. Ranjang jenis manual ini terbagi dalam beberapa tipe, yang mana tipe ini didasarkan pada jumlah putaran atau cracknya.

Pertama ada tipe satu crack atau satu putaran, sejenis ranjang yang ada naikan punggung. Kemudian ada tipe dua crack atau dua putaran, sejenis ranjang yang memiliki naikan punggung dan juga naikan kaki. Terakhir ada bed pasien rawat inap tipe tiga crack atau tiga putaran, sejenis ranjang yang ada naikan punggung, kaki, dan juga naik turun untuk seluruh badan.

Dimana ketiga tipe tersebut cara penggunaannya cukup mudah, jika ingin menaikkan ranjang pasien maka tinggal putar bagian crack searah dengan jarum jam, hingga menemukan tinggi yang diinginkan. Jika ingin menurunkan ranjang pasien, maka hanya tinggal putar crack berlawanan arah dengan jarum jam. Biasanya putaran atau crack ini akan terletak di bagian bawah tempat tidur pasien.

Putaran ini biasanya akan dioperasikan oleh keluarga pasien yang berada di dalam ruangan kamar inap. Ada baiknya berat putaran pada crack untuk disesuaikan dengan berat pasien yang ada di atas ranjang. Ranjang pasien ini, dijual dengan harga yang bervariasi. Untuk ranjang dengan satu crack, di marketplace dijual sekitar Rp. 3,5 jutaan. Sedangkan Tempat Tidur Pasien murah tipe 3 dijual sekitar harga Rp. 6,8 jutaan.

2. Ranjang Elektrik
Ranjang rumah sakit ini, didesain dengan elegan sehingga nyaman untuk digunakan. Ranjang pasien elektrik biasanya bisa ditemukan di kamar VIP. Ranjang jenis ini lebih mudah untuk digunakan dan dioperasikan, sehingga pasien lebih merasa nyaman. Jenis ranjang elektrik ini hampir sama dengan ranjang manual, namun ada tambahan ranjang dengan 4 crack.

Tipe satu crack, sejenis ranjang dengan hanya satu naikan. Tipe dua crack, yakni ranjang dengan naikan punggung dan juga naikan kaki. Tipe tiga crack atau tiga putaran, sejenis ranjang yang ada naikan punggung, kaki, dan juga naik turun seluruh badan. Kemudian ada tipe empat crack atau empat putaran, sejenis ranjang yang ada naikan kaki, naik turun seluruh badan, naikkan punggung, serta miring naik turun seluruh badan.

Berbeda dengan penggunaan bed pasien rawat inap manual, cara penggunaan ranjang elektrik ini hanya cukup menekan tombol pada remote control sesuai dengan keinginan. Karena menggunakan remote control, ranjang ini bisa dioperasikan oleh pasien itu sendiri. Di beberapa toko online di platform marketplace, ranjang satu dibanderol dengan harga Rp. 15 jutaan.

Agar proses penyembuhan menjadi lebih cepat, seorang pasien membutuhkan waktu istirahat yang cukup. Untuk itu, para pasien ini membutuhkan ranjang yang nyaman dan sesuai dengan fungsinya. Ketika ranjang nyaman dan berfungsi dengan baik, maka pasien akan mendapatkan pelayanan yang terbaik. Tidak menutup kemungkinan bahwa proses penyembuhan pasien menjadi lebih cepat.