Rabu, 07 Oktober 2020

Indonesia Mundur, Gimana Nasib Thomas dan Uber Cup 2020?

Impian Indonesia tahun ini untuk dapat memutus paceklik gelar Thomas Cup sejak 2002 dipastikan pupus.

Pasalnya, Jumat (11/9/2020) malam, Indonesia memastikan mundur dari gelaran Thomas dan Uber Cup di 2020 di Aarhus, Denmark, Oktober, 3-11 Oktober. 


Ada tiga alasan yang mendasari Pengurus Pusat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) mengambil keputusan menarik diri dari Thomas dan Uber Cup 2020.

Pertama, diawali dari adanya rasa khawatir terhadap keselamatan para atlet. PP PBSI tentu tidak ingin ada pemain Pelatnas Cipayung tertular Covid-19.


Kedua, para atlet dan ofisial telah menyuarakan keraguan mereka untuk ambil bagian dalam turnamen bergengsi ini menyusul kondisi pandemi yang tak membaik.


Apalagi, Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) juga tak bisa memberikan jaminan keselamatan untuk pihak-pihak yang terlibat Thomas dan Uber Cup 2020.


Ketiga, mengacu pada dua alasan di atas, para petinggi PP PBSI memutuskan Indonesia mundur dari Thomas dan Uber Cup 2020.


"Tim Indonesia dipastikan mundur dari Thomas dan Uber Cup 2020," ujar Sekretaris Jenderal (Sekjen) PP PBSI, Achmad Budiharto.


"Kami sudah mengirim surat ke Menpora dan akan segera mengirim pernyataan tertulis ke BWF. Keputusan ini diambil setelah kami berdiskusi dengan para atlet dan ofisial tim." 


Indonesia Resmi Mundur dari Gelaran Thomas dan Uber Cup 2020

Sekjen PP PBSI Achmad Budiharto mengonfirmasi Indonesia akan mundur dari Thomas dan Uber Cup 2020 karena mengutamakan keselamatan para atlet. (Dok. PBSI)


PP PBSI sebenarnya begitu bersemangat menyambut Thomas dan Uber Cup tahun ini meski bakal digelar di tengah pandemi Covid-19.


Maklum, mengingat peluang Indonesia menjuarai Thomas Cup 2020 begitu besar. Materi pemain Indonesia di putra saat ini boleh dibilang merata.


Namun, karena Covid-19 yang belum terselesaikan, PP PBSI terpaksa mengambil langkah pahit ini. Apalagi sebelumnya sudah ada enam negara yang menyatakan mundur. 


Dengan mundurnya Indonesia dari Thomas dan Uber Cup 2020, otomatis tak ada pemain Pelatnas CIpayung yang ikut pada dua kejuaraan bergengsi, yakni Denmark Open I dan Denmark Open II 2020.


Namun walapun Indonesia mundur dari keujaran bulutangkis bergensi tersebut, kamu masih dapat menyaksikan pertandingan tim terbaik dari neraga lain secara live streaming PBSI Thomas Cup di Mola TV.